
Pemerintah Desa Muer menggelar acara penyerahan bantuan sekaligus pelepasan resmi tim SSB Muer Perkasa yang akan bertanding di Turnamen Piala Menpora 2025 Regional Lombok. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Muer, Asy Ariy, Sekretaris Desa, Fauzan Muslim, Pelatih SSB, Sahabuddin, S.Pd, serta Ketua SSB, Kaharuddin HA.
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Pemerintah Desa Muer turut berpartisipasi aktif pada lomba gerak jalan yang diselenggarakan di Kecamatan Plampang
Aula Kantor Desa Muer pada Rabu, 18 Agustus 2025, menjadi saksi pelaksanaan Sidang Isbat Nikah yang digelar Pemerintah Desa Muer bekerja sama dengan Pengadilan Agama Kabupaten Sumbawa.
Pemerintah Desa Muer, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sumbawa Besar pada hari Rabu, 7 Agustus 2025, dalam rangka mendampingi proses pembebasan bersyarat salah satu warga desa yang tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba
Pemerintah Desa Muer, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa, menggelar kegiatan Pelantikan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) pada hari Kamis, 31 Juli 2025, bertempat di Balai Desa Muer.
Suasana pagi di Desa Muer terasa lebih semarak dari biasanya. Pada hari Jumat, 25 Juli 2025, telah dilaksanakan kegiatan Senam Bersama antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Samawa (UNSA) dan masyarakat Desa Muer.
Pemerintah Desa Muer, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa secara resmi menerima kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Samawa (UNSA) pada hari Senin, 21 Juli 2025. Kegiatan penyambutan berlangsung di Balai Desa Muer dengan suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan
Muer, Minggu, 8 Juni 2025 – Pemerintah Desa Muer menerima kunjungan H. Nurdin Marjuni, S.H., Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat dari Daerah Pemilihan NTB 5 (Kab. Sumbawa & Sumbawa Barat) dalam rangka kegiatan RESES Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2024/2025. Acara yang berlangsung di Balai Desa Muer ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, ibu-ibu PKK, hingga perwakilan pemuda. Kegiatan reses ini menjadi ruang strategis